Trollface / Problem? / Coolface  - Rage Face Comics
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

sabar

Sabar bukanlah benda mati bagaikan fosil membatu yang tak punya arti. Jangn pula diartikan sebagai fatalis. Berputus asa tidak mau berbuat apapun. Sabar adalah ketaguhan hati untuk terus bergerak menggapai cita-cita. Ia bagaikan akar pepohonan yang kukuh yang menyangga batang dan rimbunan daun untuk menghasilkan buahnya. Sabar melahirkan mushabarah sikapo tabah mnatap derita dengan senyuman. Penderitaann dan rasa sakit yang menyayat bagai sembilu, bukanlah akhir perjalanan, melainkan sentuhan cinta Ilahi yang menguji dirinya untuk menapaki jalan meraih asa. Bukankah sang Kekasih telah berfirman, “wahai orang-orang yang beriman bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiaga.”(QS Al Imran[3]:200). Allah memuliakan orang-orang yang bersabar yang terus bergerak dengan penuh gelora tetapi tetap waspada (murabthah). Matanya tetap berbinar menatap sekitar. Dalam dekapan derita, jiwa mereka tetap damai karena merasakan kehadiran Ilahi yang begitu akrab. Sifat sabar telah melahirkan nerasi langit yang ggah beranimenyibak gelombang bencana dengan percaya diri menatap harapan. Mereka melihat tantangan sebagai peluang bukan penghalang. Karena bagi mereka, musibah paling nista, bila lentera iman di hati mulai temaram kemudian padam. Jangan ada sedikitpun udara yang menghasilkan keluhan. Karena keluh kesah tidak pernah menyelesaikan masalah kecuali menambah sempitnya hati. Menambah jiwa gelisah dirusuh resah. Dendangkan lagu-lagu laga yang menggila mengiringi ketabahnmu menggapai cita-cita. Jangan pula sesak jiwa sempit rongga dada melihat cibiran penuh dengki sang kehidupan. Abaikan itu semua. Sambil terus menembus cakrawala meraih arti, berjalanlah menyibak segala semak belukar dan terjalnya bebatuan. Angkatlah wajah berdirilah tegak, karena bencana yang paling hina adalah kemalasan dan jiwa yang pengecut. Walau hidup di haru biru atau didera deru derita, ia hadapi dengan rasa lapang penuh cinta. Bagi mereka derita adalah jembatan emas menuju kemuliaan. “apakah kamu mengira kamu akan masuk surge, padahal belum nyata vagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (QS Al Imran[3]:142). Para shabirin meyakini bahwa segala sesuatu tidaklah dating kecuali dari Allah dan kepada-Nya segala urusan akan dikembalikan . Maka, Allah berseru dari singgasanaNya, “dan berikanlah berita gembira kepada orang yang bersabar.” (QS Al Baqarah [2]:156). Hadapi persoalan dengan jiwa tenang. Janganlah marah berkeluh kesah. Lantunkan harapan, “oh tuhanku, betapapun derita sangat akrab menyapa, fitnah menghujam penuh nanah, jadikanlah hamba tetap kuat menempuh asa. Teguh dan kuat hasrat menempuh prejalanan. sumber republika

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar