Trollface / Problem? / Coolface  - Rage Face Comics
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Surga Ibu

Syahdan seorang anak laki-laki suatu ketika bertanya kepada Ibn Abbas RA, “saya meminang seorang wanita, tetapi dia menolak pinangan saya. Setelah itu datang seorang yang meminangnya, lalu dia menerimanya. Saya menjadi cemburu dan membunuhnya. Apakah tobat saya diterima?” Ibn Abbas bertanya, “apakah ibumu masih hidup?” Dia menjawab,”tidak”. Ibnu Abbas berkata , “ bertobatlah kepada Allah dan mendekatlah kepadanya semampumu.” Atha’ bin Yasir yang hadir pada saat itu bertanya kepada Ibnu Abbas, “ mengapa engkau bertanya kepada lelaki itu, apakah ibunya masih hidup?” Ibn Abbas menjawab, “ saya tidak tahu perbuatan yan paling mendekatkan (seseorang) kepada Allah SWT, melaikan berbakti kepada ibu.”(HR Bukhari). Demikian mulia kedudukan seorang ibu. Diantara bapak dan Ibu, Ibulah yang berhak menerima perhatiandari seorang anak. Tidak hanya itu, dalam sebuah sabda Nabi Muhammad SAW yang mashyur, ibu memiliki hak tiga kali lebih besar daripada bapak. Ada beberapa alasan mengapa seorang ibu memiliki hak tiga kali lipat lebih besar daripada seorang bapak. Pertama, seorang ibu menanggung berbagai kesusahan, baik ketika mengandung ataupun melahirkan. Bahkan, ketika anaknya berumur empat puluh tahun pun, perhatian seorag ibu tidak akan pernah berhenti, ia terus mendoakan anaknya (QS Al-ahqaf [46]:15). Kedua, kesusahan ketika mengandung itu bertambah dan semakin bertambah (QS Luqman [31]:14). Ketiga, kesusahan seorang ibu mencapai puncaknya ketika hendak melahirkan. Alquran memberi gambaran betapa sakit melahirkan dengan ungkapan bahwa Maryam binti Imran menginginkan kematian ata menjadi barang yang tidak berarti (QS Maryam [19]:23). Keempat, setelah melahirkan, kewajiban ibu belum selesai. Ia harus menyusui dan merawat anaknya. Ia tidak akan pernah merasa tenang jika keselamatan dan kenyamanan anaknya terancam. Hal ini seperti Ibu dari Nabi Musa AS ketika ia diperintahkan oleh Allah SWT untuk menghanyutkan anaknya di sungai (QS Al Qashash[28]:7-13). Empat perkara ini cukup menjelaskan mengapa Allah dan Rasul-Nya menempatkan derajat Ibu lebih tinggi daripada bapak. Bahkan Surga –sebaik-baik tempat kembalibagi manusia sesudah mati—diasosiasikan berada dibawah telapak kaki seorang ibu. *sumber Republika*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar