Trollface / Problem? / Coolface  - Rage Face Comics
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Teknologi terbaru

Belum lama dari berita ini diturunkan, diperlihatkan sebuah produk yang diproduksi oleh OCA yang membuat aliran otak sebagai alat kontrol sebuah game. Sebut NIA, Neural Impulse Actuator, tidak menggunakan tombol dan stik, alat ini memberikan pengguna kemampuan untuk mengatur pergerakan dalam game dengan pikiran mereka. Mungkin terdengant mustahil, tapi hal tersebut berfungsi dengan baik, setidaknya untuk hal yang sederhana. Pada kenyataannya, bagi kita, produk tersebut akan sangat berguna bagi manusia, jika memang benar diproduksi. Universitas Southampton menggunakan konsep ini pada komunikasi. Dr Christopher James dari Universitas Southampton telah berhasil mendemostrasikan transmisi seorang denga seorang lainnya tanpa menggunakan alat lain. Mereka menggunakan EEG (Electroencephalography atau listrik antar kulit kepala) yang didistribusikan dan sebuah signal. Konsep ini mendekati alat NIA karena menggunakan elemen yang sama, EEG. Laporan mereka seperti berikut: "Sementara pengeras EEG digunakan, orang pertama akan menghasilkan dan mentransmit sejumlah seri digit binari, seperti menggerakan tangan kiri = 0 dan tangan kanan = 1. Orang kedua juga menggunakan pengeras EEG dan komputer mereka menerima digit binari tersebut dan akan memberi tanda dengan lampu LED pada 2 frekuensi yang berbeda, 1 = 0 dan 1 =1. Pola dari lampu LED sangat halus diterima oleh orang kedua. Informasi yang berkode tersebut kemudian di-extract dari aktivitas otak dari orang kedua dan komputer mengdekode informasi tersebut." Dinamakan BCI, Brain Computer Interface, alat ini membuat komunikasi B2B, brain to brain, melalui internet dapat terjadi. Kamis, 20 Agustus 2009 | 12:47 WIB Ingat film Phenomenon yang dibintangi John Travolta, di mana ia mendadak jadi jenius dan bisa menggerakkan ballpoint atau membuka buku cukup dengan memikirkannya saja alias tanpa menyentuh benda tersebut? Ya, kemampuan telekinetik mungkin belum terjangkau oleh manusia umumnya. Namun, dengan bantuan alat, agaknya kemampuan menggerakkan benda dari jarak jauh akan segera terwujud. Adalah OCZ Technology yang merilis peranti NIA (Neural Impulse Actuator), sebuah perangkat yang memungkinkan manusia memberi input secara langsung pada komputer tanpa alat input tambahan seperti mouse atau keyboard lagi. Keren bukan? Modul NIA muncul dalam bentuk sebuah unit seukuran iPod dan sebuah ikat kepala (headband) yang dilengkapi dengan sensor berbahan karbon nanofiber. Sensor inilah yang akan menangkap gelombang otak manusia yang kemudian diolah unit komputer menjadi sinyal layaknya alat input mouse atau keyboard. Dengan begini, kita bisa melakukan pengetikan cukup dengan memikirkan huruf atau pun bermain game dengan hanya memikirkan tindakan kita seperti menembak, berlari, atau bergerak ke arah tertentu. Sangat menarik! Namun untuk membuat NIA berfungi, diperlukan pengaturan konfigurasi tertentu agar input dari otak bisa dipilah sesuai perintah/reaksi yang diinginkan. Pada bagian Setting Profile di bagian Game Play, Anda harus menentukan fungsi dari setiap tombol, dalam hal ini terdapat menu wizard yang akan memandu kita melakukan setting dengan benar. Bagi mereka yang masih awam dengan NIA, disediakan profil standar siap pakai untuk memudahkan penggunaan. Untuk membantu penggunaan awal, paket NIA menyertakan tiga aplikasi game yang berguna untuk latihan yakni: Reaction Time, Pong Game, dan Glance Practice. Sangat menyenangkan mencoba interaksi antara otak kita dengan game yang kita mainkan. Namun tentu saja dibutuhkan konsentrasi agar gerakan atau fungsi tertentu bisa sejalan dengan yang kita pikirkan. Sebenarnya, alat pemroses gelombang otak sebagai input ini juga telah muncul dari Mattel Mind Flex dan Uncle Milton’s The Force Trainer besutan perusahaan Neurosky. Pada permainan Mattel Mind Flex, pemain akan menggerakkan bola tanpa bantuan tangan alias menggunakan otaknya untuk bermain. *** Memakai otak untuk berinteraksi secara langsung dengan komputer memang merupakan hal baru yang tentunya masih membutuhkan banyak penyempurnaan. Sulitnya berkonsentrasi agar aplikasi atau game bisa merespon pikiran kita menjadi kendala yang utama. Dibutuhkan waktu cukup lama agar NIA bisa “bersinkron ria” dengan gelombang otak kita. Untuk itu, OCZ terus mengembangkan pembaruan (update) dan software yang diperlukan agar pengguna bisa lebih mudah mengetik, mengganti halaman Web, dan juga bermain game tanpa harus mengernyitkan dahi (akibat aktivitas konsentrasi yang tinggi). Namun bagaimanapun juga, debutan dari OCZ Technology ini memang sangat inovatif dalam dunia komputer, hingga suatu saat nanti interaksi manusia-mesin dalam wujud telekinetis (menggerakkan benda dari jarak jauh atau tanpa medium) bisa terwujud dengan sempurna. (Deny Prasetyo & Alvino Octaviano - Kontributor) Spesifikasi OCZ NIA (Neural Impulse Actuator) Tipe koneksi USB 2.0 Desain modul ikat kepala (headband) Jumlah tombol tidak ada Sistem getar (force feedback) tidak ada Tipe baterai/isi ulang tidak ada Sistem operasi Windows XP / Vista (32 bit & 64 bit) Dimensi 10,5x7,8x3,2 cm Bobot 320 gram Kelengkapan lain - CD Driver - Kabel USB - Kotak hitam (black box) NIA - Ikat kepala (headband) - Buku manual Situs Web www.ocztechnology.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar